Tourist knows Yogyakarta Indonesia

Top reviews

Tuesday, October 21, 2014

jajaran kodim setempat sebagai ajang 'pamer kekuatan' memajang sejumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista)

WATES ( KRjogja.com)- Pameran pembangunan HUT ke-63 Kabupaten

Kulonprogo yang dikenal dengan sebutan Manunggal Fair kini berubah

jadi 'Kulonprogo Expo 2014' yang digelar pemkab setempat di Alun-alun

Wates dimanfaatkan jajaran kodim setempat sebagai ajang 'pamer

kekuatan' memajang sejumlah alat utama sistem persenjataan (Alutsista)

kendaraan tempur jenis Panhard dan meriam.

Kehadiran dua unit kendaraan tempur Kikavser Panhard milik Batalyon

Kavaleri Demak Ijo Yogya dan meriam tersebut menarik perhatian

pengunjung baik untuk mengenal lebih dekat maupun hanya sekadar

berfoto atau berselfie ria.

Panhard merupakan kendaraan tempur pengintai berbobot 3,5 ton lebih.

Dandim 0731/Kulonprogo Letkol SJ Aling menuturkan, bodynya yang

ramping membuat Panhard lincah bergerak menjelajahi medan tempur

dengan kecepatan hingga 90 km per jam. Ranpur buatan Perancis 1996 itu

masih dipakai TNI AD dalam menjaga kedaulatan NKRI. Selain di darat,

Panhard juga bisa dioperasikan di air dengan kecepatan hingga lebih

dari satu meter per detik.

Di sisi lain, Kodim 0731/Kulonprogo juga memamerkan dua unit meriam

105 milik Batalyon Armed Magelang. Meski senjata buatan Amerika itu

sudah tergolong tua, diproduksi 1976, tapi kehadirannya cukup disegani

musuh karena mampu meluncurkan tembakan dengan jarak sasaran hingga 11

kilometer. Disamping juga memiliki ketepatan sasaran karena

dioperasikan dengan sistem persenjataan.

"Kami sengaja memajang beberapa kendaraan tempur agar pengunjung

Kulonprogo Expo mengetahui tentang kendaraan perang TNI AD. Apalagi

persenjataan ini dibeli dari uang rakyat," tegas Lektol Inf SJ Aling,

Selasa (21/10/2014).

Pengunjung 'Kulonprogo Expo' Wahyu mengaku tertarik melihat-lihat

kendaraan tempur yang dipamerkan, karena selama ini dirinya belum

pernah melihat secara dekat peralatan perang tersebut. "Baru sekali

ini saya bisa pegang kendaraan tempur dan meriam," katanya usai

berpose dengan latar belakang Panhard dan meriam di depan Makodim

0731/Kulonprogo.

Selain bangga dengan kendaraan perang TNI, pengunjung juga merasa

senang mampir di stand Kodim 0731/Kulonprogo karena personel kodim

setempat selalu ramah melayani dengan menjelaskan secara rinci semua

kendaraan tempur yang dipamerkan.

"Saya jadi sedikit tahu tentang kendaraan tempur dan meriam setelah

mendapat penjelasan dari anggota Kodim khususnya tentang mekanisme dan

kemampuan senjata tersebut di medan perang," ujar Antok.(Rul)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Breaking News

Wikipedia

Search results