Tourist knows Yogyakarta Indonesia

Top reviews

Wednesday, November 12, 2014

2 Sekolah di Kulonprogo Ini Sepakat Berdamai, Ada Apa?

Harianjogja.com, KULONPROGO--Siswa dan Guru dari SMK Maarif 1 Wates dan

SMKN 1 Temon (SMK Kelautan) menandatangani surat pernyataan damai di

Mapolres Kulonprogo, Senin (10/11/2014) siang.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Polres Kulonprogo itu,

belasan murid dari kedua sekolah ikut serta didampingi dengan guru dan

kepala sekolah. Mediasi dipimpin oleh Kapolres Kulonprogo AKBP

Yulianto, Wakapolres Kulonprogo Kompol M Akbar Thamrin, dan Kabag Ops

Polres Kulonprogo Kompol Vero Aria.

Mediasi ini dilakukan setelah pekan lalu kedua sekolah tersebut

berseteru yang mengarah kepada aksi tawuran pelajar. Berdasarkan

informasi yang dihimpun, tidak seorang pun mengetahui persoalan pasti

yang membuat kedua sekolah tersebut berseteru. Pasalnya, perseteruan

sudah berlangsung sejak lama dan seolah-olah diwariskan kepada junior

turun temurun.

Guru SMK Maarif 1 Wates, Eko Juwito, berharap dengan mediasi dan

penandatanganan pernyataan damai dapat membuat situasi belajar

mengajar di kedua sekolah kondusif.

"Tidak perlu lagi menengok ke belakang, yang terpenting saat ini

benang kusut sudah terurai dan kehidupan murid berjalan tenteram,"

tuturnya.

Kepala SMKN 1 Temon Rokhmadi berharap polisi dan Satpol PP dapat

menggelar razia rutin di sela-sela jam belajar sekolah dan sepulang

sekolah untuk menertibkan siswa.

"Kami butuh bantuan, sebab tidak mungkin guru mengawasi 24 jam sampai

di luar sekolah," ungkapnya.

Wakapolres Kulonprogo Kompol M Akbar Thamrin mengatakan perseteruan

antara SMK Maarif 1 Wates dan SMK Kelautan Temon merupakan rentetan

dari persoalan yang telah lalu.

"Hingga akhirnya dari pengakuan murid di kedua sekolah, mereka

sama-sama merasa menjadi korban," ujarnya.

Kendati demikian, kata Akbar, untuk memutus persoalan ini tidak perlu

dicari lagi siapa yang salah dan benar, melainkan sama-sama

berkomitmen untuk berdamai dan tidak mengulangi perbuatan yang salah.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Archive

Breaking News

Wikipedia

Search results