Tourist knows Yogyakarta Indonesia

Top reviews

Saturday, November 29, 2014

Pengerjaan Proyek Stadion Cangkring Lambat!

Sejumlah pekerja sedang menggarap proyek peningkatan Stadion

Cangkring. (Foto: Asrul Sani)

WATES ( KRjogja.com)- Bupati Kulonprogo dr Hasto Wardoyo dan Ketua

Komisi III DPRD setempat Hamam Cahyadi ST prihatin terhadap lambatnya

pihak rekanan yang mengerjakan proyek peningkatan Stadion Cangkring di

Desa Giripeni, Wates dan pembangunan Taman Budaya di Kecamatan

Pengasih. Padahal anggaran untuk dua proyek tersebut cukup besar.

Khusus pengingkatan Stadion Cangkring mencapai Rp 6,5 miliar lebih.

Saking prihatinnya, sampai-sampai bupati memerintahkan Sekretaris

Daerah (Sekda) Ir RM Astungkoro meninjau langsung pengerjaan dua

proyek tersebut. "Pak Sekda sudah saya minta turun lapangan mengamati

langsung pengerjaan proyek Stadion Cangkring dan pembangunan taman

budaya," tegas dr Hasto.

Hal senada disampaikan Hamam Cahyadi. "Saya prihatin sekaligus

khawatir terhadap lambatnya pengerjaan dua proyek besar tersebut.

Jangan-jangan nasibnya akan sama dengan pembangunan kantor bupati dan

Rumah Sakit Umum Daerah Sentolo dulu yang hanya setengah jadi. Sampai

terjadi pemutusan kontrak," jelasnya, Kamis (27/11/2014).

Berdasarkan informasi yang diterima Komisi III, rekanan yang menggarap

dua proyek tersebut tidak profesional. Selain material sering

terlambat jumlah tenaga yang mengerjakan juga sangat minim. "Agar dua

proyek itu selesai tepat waktu, rekanan harus mengambil langkah pasti

dengan selalu menyiapkan material dan menambah tenaga," ujarnya.

Bupati menambahkan, pelelangan dua proyek itu sudah sesuai peraturan

perundang-undangan dielang secara elektronik melalui Kantor Layanan

Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). "Tapi dalam perkembangannya

ternyata banyak laporan masyarakat yang mengatakan pengerjaan proyek

taman budaya dan Stadion Cangkring berjalan sangat lambat," katanya.

Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut akhirnya bupati

memerintahkan Sekda untuk melakukan tinjauan lapangan. "Ternyata

setelah ditinjau pak Sekda, pihak rekanan baru mengambil langkah cepat

dengan meningkatkan droping material serta menambah tenaga kerja,"

tuturnya menambahkan kalau tidak diawali mungkin langkah tersebut

tidak diambil oleh rekanan.

Dari hasil tinjauan lapangan, bupati menyimpulkan persoalan yang

terjadi dalam pengerjaan dua proyek itu lebih pada kelambatan droping

material dan terbatasnya tenaga kerja. "Dengan semakin lancarnya

material dan ditambahnya tenaga tukang dan kernet tentu garapan akan

lebih cepat selesai," terangnya. (Rul)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Archive

Breaking News

Wikipedia

Search results