Tourist knows Yogyakarta Indonesia

Top reviews

Tuesday, May 19, 2015

Masyarakat Kulon Progo rintis wisata Curug Setawing

Kulon Progo (ANTARA News) - Masyarakat Jonggrangan, Desa Jatimulyo,

Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merintis objek

wisata Curug Setawing dengan menawarkan keindahan alam berupa air

terjun dengan ketinggian 50 meter.

Curug Setawing berada di kaki Bukit Menoreh, airnya masih alami,

bersih, dan belum tercemar.

"Sebenarnya, Curug Setawing sudah ada sejak dulu, awalnya tertutup

semak belukar. Setelah banyak muncul potensi wisata, remaja membukanya

dan ternyata banyak dikunjungi," kata tokoh masyarakat Jonggrangan Muh

Alim di Kulon Progo, Selasa.

Dia menjelaskan wisatawan dapat mencapai objek wisata tersebut dengan

akses jalan yang mudah.

Untuk mencapai objek tersebut, wistatawan hanya butuh kewaspadaan

karena banyak tanjakan dan turunan. Ketika sampai di Kecamatan

Girimulyo, pengunjung tinggal meneruskan perjalanan menunju

Jonggrangan dalam beberapa menit saja.

Dari arah Godean atau Yogyakarta, wisatawan bisa ke barat melewati

Jembatan Ngapak, Nanggulan, dilanjutkan ke barat hingga mencapai Pasar

Jonggrangan.

Lokasi Curug Setawing yang berada di belakang komplek permukiman

membuat pengunjung harus berjalan sekitar 200 meter. Jalan secara

santai itu pun akan menjadi pemanasan, sebelum akhirnya bisa mandi dan

bermain air tepat di bawah air terjun.

"Kami belum mematok retribusi. Pengunjung hanya disediakan kotak dana

sukarela. Dana inilah yang dipakai untuk mengembangkan wilayah dan

sarana pendukung. Rencananya, kami akan membuat kolam renang dan

pemandian," kata Alim.

Saat ini, kata dia, jumlah pengunjung cukup padat, khususnya pada

Sabtu dan Minggu, serta libur nasional.

Keindahan alam objek tersebut banyak dimanfaatkan untuk mereka

berfoto. Dari foto-foto itulah tersebar luas di dunia maya, yang

membuat banyak orang ingin menyaksikan keindahan alam itu. Tepat di

bawah air terjun itu juga terdapat gua.

"Pengunjung bisa masuk, meski kedalamannya hanya beberapa meter saja," katanya.



Editor:Fitri Supratiwi

COPYRIGHT ©ANTARA
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Archive

Breaking News

Wikipedia

Search results