Tourist knows Yogyakarta Indonesia

Top reviews

Wednesday, May 13, 2015

Relokasi Warga Mesti Segera Dipastikan

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan bandara di Kecamatan Temon

yang akan mengusung konsep airport city membutuhkan peran serta para

pejabat di Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Agar, penetapan relokasi warga terdampak bandara dapat segera

dipastikan sehingga tidak menjadi ganjalan saat pembangunan dimulai.

Tim Community Development Pembangunan Bandara Baru Ariyadi Subagyo

mengatakan selama ini sosialisasi terus dilakukan menyasar warga yang

terdampak maupun yang tidak terdampak pembangunan.

"Sebagai pembuat kebijakan, pejabat juga diundang sosialisasi

pembangunan. Selama ini, mereka [pejabat] pun juga masih belum

memahami apa dan seperti apa konsep airport city itu," ujar Ariyadi

seusai mengisi workshop Menuju Kulonprogo Masa Depan kepada ratusan

pejabat eselon IV Pemkab Kulonprogo di Gedung Kaca, Selasa

(12/5/2015).

Airport city merupakan pembangunan yang terintegrasi dengan sebuah

kota mandiri. "Ada hubungan simbiosis mutualisme antara kota dan

bandara. Perencanaan airport city ini berbeda dengan bandara

konvensional. Kota mandiri di dalamnya memiliki peluang lapangan kerja

yang lebih luas," ucap Ariyadi.

Peserta yang mengikuti workshop ada 394 pejabat eselon IV yang

merupakan pimpinan satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab

Kulonprogo. Workshop tersebut juga turut dihadiri General Manager PT.

Angkasa Pura (AP) I Cabang Bandara Adisutjipto, Andi Gunawan Wirson

dan Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo.

"Workshop ini benar-benar bersinergi dan sesuai dengan program

pembangunan yang akan dilaksanakan di Kulonprogo. Karena itu, para

pejabat ini diharapkan dapat membangun daerah sesuai dengan ketugasan

SKPD masing-masing secara profesional, efektif dan efisien," ungkap

Sutedjo.
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Archive

Breaking News

Wikipedia

Search results